RSS

ISLAM SEBAGAI AGAMA

Untuk file makalah dibawah ini dapat didownload disini
ISLAM SEBAGAI AGAMA

A. PERAN AGAMA ISLAM DALAM KEHIDUPAN
Menurut Islam sendiri, Agama adalah cara hidup, cara berfikir, berideologi, dan bertindak. Agama berperan dalam membentuk pribadi insan kamil disamping juga membentuk masyarakat yang ideal, agama menitik beratkan pembentukan moral dan spiritual sebuah masyarakat tetapi tidak lupa juga membangun tamadun 9 peradaban) dan membina empayar (kekuasaan) yang kukuh dan berwibawa dimata dunia. Inilah yang dinamakan agama menurut Islam, jadi apa yang dianggap agama oleh barat adalah bukan agama (tidak lengkap) menurut Islam, ataupun Islam bukan hanya sekedar agama dalam pengertian Barat yang sempit.
Agama Islam adalah agama Rahmatan Lil ‘Alamin maksudnya adalah Agama yang dapat menciptakan kedamaian, kesejahteraan, kebahagiaan untuk semua golongan, baik yang beriman maupun yang tidak beriman.
Islam bukanlah sekedar agama yang membangun spiritual sesuatu masyarakat, Islam tidak cukup dengan menjalankan sholat lima waktu, puasa, zakat dan Haji. Lebih daripada itu Islam adalah cara hidup (way of life). Agama Islam memberi jawaban kepada pertanyaan abadi kehidupan (eternal question of life ) pertanyaan tersebut adalah dari manakah asal-usul manusia ? Kemanakah mereka akan pergi dan apakah arti kehidupan ini?. Dari mula lagi Islam telah memberikan jawaban kepada persoalan tersebut dengan jelas. Bahkan menyediakan jalan bagaimana manusia harus hidup agar mereka tidak sia-sia dan sesat dengan menerangkan bahwa satu-satunya cara untuk selamat adalah dengan menuju kearah al-sirat al-mustaqim (jalan yang lurus).
Ada beberapa alasan tentang mengapa agama itu sangat penting dalam kehidupan manusia, antara lain adalah :
• Karena agama merupakan sumber moral
• Karena agama merupakan petunjuk kebenaran
• Karena agama merupakan sumber informasi.
• Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia baik di kala suka, maupun di kala duka.
Seseorang itu menganut agama adalah disebabkan oleh beberapa fungsi, diantaranya adalah sebagai berikut :
 Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia
 Menjawab berbagai persoalan yang tidak mampu dijawab oleh manusia
 Memberi rasa persatuan dan kesatuan kepada sesuatu kelompok.
 Memainkan fungsi sosial

Salah satu tujuan agama adalah membentuk jiwa seseorang berbudi pekerti dengan adab yang sempurna, baik dengan Tuhan maupun lingkungan masyarakat. Semua agama sudah sangat sempurna dikarenakan dapat menuntun umat-Nya bersikap baik dan benar serta dibenarkan. Bebrapa tujuan yang lain adalah Menegakkan kalimat Tauhid, mengatur kehidupan manusia di dunia, menjunjung tinggi dan melaksanakan ibadah hanya kepada dan karena Allah SWT dan menyempurnakan akhlak manusia.

B. APA YANG DIAJARKAN ISLAM KESELURUH DUNIA
Yang diajarkan Islam keseluruh dunia sebenarnya sangat banyak dan kompleks, tidak ada agama yang mengajarkan sekompleks agama islam, mulai dari ajaran yang kecil sampai ajaran yang sifatnya besar. Ajaran-ajaran islam yang diajarkan kepada dunia dapat diterima dunia melalui berbagai macam cara dan melalui berbagai macam sumber, diantaranya yang paling utama adalah melalui Rosulullah SAW, Beliau adalah Rosul yang menerima wahyu dari Allah berupa Al Qur’an yang isinya sangat sempurna, menerangkan tentang kisah-kisah para Nabi yang dapat kita ambil manfaatnya, perintah-perintah, larangan-larangan, dan sebagainya.
Dewasa ini peradaban dunia secara keseluruhan berada dalam tatanan global yang secara mendasar di topang oleh perkembangan teknologi komunikasi. Kiprah islam di era globalisasi sangat diperlukan karena islam yang bersifat toleran terhadap manusia karena islam sangat fleksibel dalam menanggapi suatu zaman global, fundamentalisme adalah penegakan aktifitas agama tertentu yang mendefinisikan agama secara mutlak dan harfiyah. Islam tidak tinggal diam sehingga islam mempunyai kiprah tersendiri di era globalisasi dengan cara islam menampilkan sikap yang lebih ramah dan sejuk sehingga menjadi pelipur lara bagi kegerahan hidup manusia modern, islam yang toleran terhadap manusia secara keseluruhan agama yang dianut sehingga mendatangkan kebaikan dan kedamaian untuk semua, islam pun menampilkan visi yang dinamis, kreatif, dan inovatif.
Disini, penulis akan sedikit menerangkan ajaran-ajaran agama islam yang diajarkan kepada dunia, diantaranya adalah :
A. Mengajarkan bertauhid kepada ALLAH Yang Esa
لا إله إلا الله محمد رسول الله
1. Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah
Konsep tauhid ini dituangkan dengan jelas dan sederhana pada Surah Al-Ikhlas yang terjemahannya adalah:
1. Katakanlah: “Dia-lah Allah (Tuhan), Yang Maha Esa,
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu,
3. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”
Nama “Allah” tidak memiliki bentuk jamak dan tidak diasosiasikan dengan jenis kelamin tertentu. Dalam Islam sebagaimana disampaikan dalam al-Qur’an dikatakan:
“(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat”. (Asy-Syu’ara’ [42]:11)
Allah adalah Nama Tuhan (ilah) dan satu-satunya Tuhan sebagaimana perkenalan-Nya kepada manusia melalui Al-Quran :
“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku”. (Ta Ha [20]:14)

B. Mengajarkan berakhlaq mulia
Akhlak secara etimologis perilaku atau jiwa, akhlak merupakan cerminan diri manusia. Beberapa akhlak adalah adat istiadat, karena adat istiadat mempunyai pengaruh besar pada diri sendiri serta pada masyarakat lain sehingga manusia hidup perlu dengan masyarakat sosial lainnya denga demikia dapat mempengaruhi akhlak individu. Disini secara terminologis, ada beberapa definisi tentang akhlak, salah satunya adalah:

Menurut Al-Ghazali:
“Akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan perbuatan-perbuatan dengan gampang dan mudah, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan”.
Sumber akhlak dimaksudkan yaitu yang menjadi ukuran baik dan buruk atau mulia dan tercela .Sebagaimana karakteristik keseluruhan ajaran islam, maka sumber akhlak adalah al qur’an dan sunnah, dan bukan akal pikiran atau pandangan masyarakat sebagaimana pada konsep etika dan moral. Sehingga konsep akhlak adalah segala sesuatu itu di nilai baik dan buruk atau terpuji dan tercela, semata-mata karena syara (al quran dan sunnah). Demikian pula halnya dengan akal pikiran,Ia hanyalah salah stu potensi yang dimiliki manusia untuk mencari kebaikan atau keburukan. Dan keputusannya bermula dari pengalaman empiris kemudian di olah menurut kemampuan pengetahuan. Oleh karena itu keputusan yang di berikan akal hanya bersifat spekulatif dan subyektif.
Mengajarkan kita kepada akhlak yang baik, akhlak yang sempurna, caranya adalah dengan mengimani rukun iman dan rukun islam
C. Mengajarkan membangun ekonomi/technologi/science. Pradapan Islami
Islam tidak hanya mengajarkan tentang agama, tidak hanya tentang hidup dan mati seseorang tetapi agama islam adalah agama yang sempurna, selain dalam permasalahan agama, islam juga mengajarkan tentang ekonomi, teknologi, ilmu pengetahuan dan sebagainya. Hal ini dimaksudkan agar agama tidak hanya terpaku pada zaman dahulu saja, tetapi bisa mengembangkan ajaran-ajaran islam. Islam sebagai sasaran studi social ini di maksudkan sebagai studi tentang islam sebagai gejala social, hal ini menyangkut keadaan masyarakat penganut agama lengkap dengan struktur, lapisan serta berbagai gejala sosial lainnya yang saling berkaitan .Islam pun sebagai sasaran budaya dapat dimaksudkan penyebaran agama islam dulu dengan adanya budaya, karena agama adalah pranata sosial sebagai control terhadap instruksi-instruksi yang ada. Dengan demikian islam tidak berpatokan pada kekhusyukan saja melainkan juga pada kebudayaan, pemerintahan , ekonomi, dan pertahanan.
Oleh karena itu dapat di simpulkan bahwa hasil pemikiran manusia yang berupa interpretasi terhadap teks suci itu di sebut kebudayaan, maka system pemerintahan islam, system perdagangan islam, system pemerintahan islam, system perdagangan islam, system pertahanan islam, system keuangan islam dan sebagainya yang timbul sebagai hasil pemikiran manusia adalah kebudayaan pula. Kalaupun ada perbedaannya iu terletak pada keadaan institusi-institusi kemasyarakatan dalam islam, yang di susun atas dasar prinsip-prinsip yang tersebut dalam al quran.

DAFTAR PUSTAKA
http://ms.wikipedia.org
http://www.alrasikh.wordpress.com
http://www.angelfire.com/country/maridjan/agama
http://www.cmm.or.id
http://www.google.com
http://www.mail-archive.com
http://www.yahoo.com
http://www.wikipedia.or.id/islam
Kaelany, DR, 2009. Islam Agama Universal. Jakarta: Midada Rahma Press

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Desember 2011 in Makalah Pendidikan Agama Islam

 

Presentasi Karya Ilmiah.ppt

Download Presentasi dalam bentuk powerpoint bisa klik disini

 
 

Download file makalah karya ilmiah

PEMBAHASAN MATERI
KARYA ILMIAH
A. Pengertian
Karya ilmiah atau kerangka ilmiah yaitu kerangka yang berisi permasalahan yang dikaji dengan metode ilmiah berdasarkan atas dasar fakta, bersifat objektif, tidak bersifat emosional personal logis (Soeparno,1997). Karya ilmiah juga dapat diartikan tulisan tentang ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar, fakta tersebut dapat berasal dari pengamatan, uji laboratorium, studi pustaka, penyebaran angket, dan lain-lain.
Dari dasar pengertian tersebut dapat ditemukan dua hal pokok dalam karya ilmiah, yaitu harus mengandung unsur kebenaran yang objektif sesuai dengan data dan fakta yang ditemukan di lapangan serta karya ilmiah ditulis dengan kaidah penulisan karya ilmiah yang berlaku.

B. Teknik Pengumpulan Data
Teknik yang digunakan pada pembuatan karya ilmiah adalah sebagai berikut :
1. Observasi
Observasi adalah pengumpulan data yang dilakukan dengan cara pengamatan dan pencatatan dengan sistematis terhadap fenomena-fenomena yang diselidiki. Selain itu, observasi adalah Penelitian yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan terhadap obyek baik secara langsung maupun tidak langsung.
2. Wawancara
Wawancara dalam penelitian adalah suatu proses tanya jawab lisan, dengan dua orang atau lebih saling berhadapan fisik, yaitu satu dapat melihat muka yang lain dan mendengarkan dengan telinga sendiri suaranya.
Ciri utama dari interview adalah kontak langsung dengan tatap muka (face to face relationship) antara si pencari informasi dengan sumber informasi.
3. Penyebaran Angket
Penyebaran angket dalam penelitian adalah teknik pengumpulan data dengan cara memberikan sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden.
4. Dokumentasi
Dokumentasi dalam penelitian adalah mencari data mengenai hal-hal yang berupa catatan, buku-buku, surat kabar, majalah, agenda, internet dan lain-lain.
5. Tes
Tes adalah serentetan pertanyaan atau pelatihan yang digunkan untuk mengukur kompetensi dan performasi seseorang, misalnya tingkat intelegen, prestasi dan sikap.

C. Sumber-sumber Data
Sumber – sumber yang digunakan dalam pembuatan karya ilmiah adalah sebagai berikut :
1. Buku-buku
Buku adalah jendela dunia, tanpa buku kita tidak bisa meraih pengetahuan-pengetahuan yang ada di dunia. Dengan buku, peneliti dapat mencari informasi yang banyak, apa yang harus digunakan dalam penelitian, kata-kata yang asing yang belum pernah didengar, dan pengetahuan-pengetahuan lainnya.
2. Responden
Responden adalah sekumpulan orang yang diminta pendapatnya untuk memperoleh hasil yang akurat yang digunakan dalam pembuatan karya ilmiah, biasanya responden diperlukan ketika kita menggunakan teknik wawancara, angket dan tes.

3. Catatan hasil pengamatan
Catatan hasil pengamatan perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil yang baik, catatan hasil pengamatan dapat didapat ketika peneliti mengamati sesuatu, dari pengamatan tersebut didapat sebuah kesimpulan yang obyektif dan kesimpulan tersebut dinamakan catatan hasil penelitian.
4. Surat-surat
Surat-surat yang dimaksud dalam pembuatan karya ilmiah ini adalah majalah, buku, surat kabar, buku harian dan dokumen yang menyangkut masalah yang diteliti.

D. Ragam Karya Ilmiah
Karya ilmiah kali ini terbagi menjadi 2 yaitu karya ilmiah popoler dan karya ilmiah murni.
1. Karya ilmiah popular
Karya ilmiah populer merupakan salah satu ragam karya ilmiah. Berdasarkan bentuk penyajiannya, karya ilmiah populer dapat digolongkan menjadi empat, yaitu :
a. Tajuk Rencana
Tajuk rencana dapat disebut sebagai induk artikel.
b. Esai
Esai adalah karya ilmiah populer yang berisi kupasan terhadap suatu masalah
c. Opini
Opini yaitu pikiran atau pendapat pembaca.
d. Ulasan
Ulasan merupakan karya ilmiah populer yang berisi komentar terhadap suatu gagasan atau pendapat orang lain, peristiwa, esai, artikel berita, buku dan lain-lain

2. Karya ilmiah murni
Karya ilmiah murni pada dasarnya ditujukan untuk akademisi dan ilmuwan. Berdasarkan tingkat akademisnya, karya ilmiah dapat dibedakan menjadi lima macam, yaitu :
a. Laporan
Laporan adalah tulisan yang dibuat setelah melakukan pengamatan, kunjungan, percobaan dan lain sebagainya.
b. Makalah
Sering disebut juga paper atau kertas kerja.
c. Skripsi
Karya ilmiah yang merupakan persyaratan akademis untuk memperoleh gelar sarjana strata satu (S-1).
d. Tesis
Merupakan karya ilmiah yang ditulis mahasiswa S-2 atau strata dua untuk memperoleh gelar master atau magister.
e. Disertasi
Merupakan karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa strata tiga untuk memperoleh gelar doktor.

E. Sistematika Penulisan
Makalah
1. Bagian Judul :
– Halaman Judul
– Kata Pengantar
– Daftar Isi
2. Bagian Pokok :
a. Pendahuluan,
meliputi :
– Latar Belakang
– Permasalahan
– Tujuan
b. Kerangka Teoritis
c. Pembahasan
d. Kesimpulan dan Saran
3. Bagian Akhir :
a. Referensi
b. Lampiran
Karya Ilmiah
1. Bagian Judul :
– Halaman Judul
– Halaman pengesahan
– Kata Pengantar
– Daftar Isi
– Daftar Tabel (jika ada)
– Daftar Gambar (jika ada)
– Abstrak
2. Bagian Pokok :
a. Pendahuluan, meliputi :
– Latar Belakang Masalah
– Rumusan Masalah
– Tujuan Penelitian
– Manfaat Penelitian
b. Kerangka Teoritis dan Hipotesis
c. Metode Penelitian
d. Pembahasan
– Penyajian Data
– Analisis Data
– Pengujian Hipotesis
e. Penutup
– Kesimpulan
– Implikasi
– Saran
F. Teknik Penulisan
1. Penggunaan kertas
Kertas yang lazim dipakai adalah kertas HVS berwarna putih, berat 80 gram, dan berukuran kwarto (21,5 X 28 cm). Naskah hanya ditulisi pada satu sisi kertas atau tidak boleh bolak-balik. Hanya untuk kepentingan khusus, misalnya penulisan tabel, grafik atau gambar dapat menggunakan kertas ukuran, warna dan jenis tertentu. Sampul naskah umumnya berbeda dengan kertas isinya.
2. Teknik pengetikan
Naskah umumnya diketik dengan hurus standar. Dalam kemajuan teknonologi kali ini, huruf standar menggunakan Times New Roman, Book Antiqua dan sejenisnya dengan ukuran 12. Batas tepi pengetikan ummnya menggunakan ketentuan :
a. Tepi atas : 4 cm
b. Tepi bawah : 3 cm
c. Tepi kiri : 4 cm
d. Tepi kanan : 3 cm

G. Kaidah Penulisan
1. Penomoran
Penomoran yang lazim digunakan dalam karya ilmiah adalah angka romawi kecil (i, ii, iii, iv, dan seterusnya) yang digunkan untuk menomori halaman judul, halaman bertajuk prakata, daftar isi, daftar tabel, daftar grafik, daftar bagan, daftar skema, daftar singkatan, dan lambang. Angka romawi besar (I, II, III, IV dan seterusnya) digunakan untuk menomori tajuk bab pendahuluan, tajuk bab analisis, dan tajuk bab kesimpulan. Angka arab (1, 2, 3, 4 dan seterusnya) digunakan untuk menomori halaman naskah mulai bab pendahuluan sampai terakhir.

2. Kutipan
Kutipan adalah pinjaman pernyataan atau pendapat dari otoritas atau seseorang, baik melalui ucapan, lisan, maupun yang berasal dari cetakan.
3. Catatan kaki
Catatan kaki merupakan keterangan tambahan tentang suatu istilah atau bahkan tambahan penjelasan data. Catatan kaki dapat pula berupa rujukan yang bukan berupa buku, seperti : hasil wawancara, hasil rekaman, siaran radio, dan sejenisnya.
4. Daftar pustaka
Keberadaan daftar pustaka dapat mencerminkan kualitas karya ilmiah serta kempetensi penulisannya.
Ketentuan penulisan :
a. Disususn menurut abjad dari nama akhir pengarangnya atau lembaga yang menerbitkannya.
b. Setiap pustaka tidak diberi nomor urut
5. Lampiran
6. Indeks
Indeks dapat berupa daftar kata serta istilah yang ada dalam karya ilmiah.Penulisannya didasarkan atas kelompok abjad awal istilah tersebut. Dibelakang istilah diberi tanda koma, dan diberi jarak 1 spasi dicantumkan nomor-nomor halaman tempat istilah tersebut berada. Dalam hal ini indeks dapat bermanfaat bagi pembaca agar dapat dengan cepat mencari kata atau istilah yang dibutuhkan.

DAFTAR PUSTAKA

Rama, Tri. 2001. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Karya Agung
Poernadarminta. 1984. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN. Balai Pustaka Rosidi, Iman. 2005. Karya Tulis Ilmiah. Jakarta: CV. Media Pustaka

Agar dapat hasil yang bagus anda bisa Download File Makalah Karya Ilmiah lengkap klik disini

 
 

Kumpulan Makalah

Sebuah Kumpulan Makalah yang terkumpul dari beberapa Mata Kuliah di Fakultas Tarbiyah STIT RADEN SANTRI GRESIK.
Pengumpulan makalah ini ditujukan agar mahasiswa dapat lebih cepat dalam mencari referensi di dunia maya.
Makalah yang terkumpul ini juga saya edit dari referensi-referensi buku dan internet.
Semoga bermanfaat…