RSS

ISLAM SEBAGAI AGAMA

15 Des

Untuk file makalah dibawah ini dapat didownload disini
ISLAM SEBAGAI AGAMA

A. PERAN AGAMA ISLAM DALAM KEHIDUPAN
Menurut Islam sendiri, Agama adalah cara hidup, cara berfikir, berideologi, dan bertindak. Agama berperan dalam membentuk pribadi insan kamil disamping juga membentuk masyarakat yang ideal, agama menitik beratkan pembentukan moral dan spiritual sebuah masyarakat tetapi tidak lupa juga membangun tamadun 9 peradaban) dan membina empayar (kekuasaan) yang kukuh dan berwibawa dimata dunia. Inilah yang dinamakan agama menurut Islam, jadi apa yang dianggap agama oleh barat adalah bukan agama (tidak lengkap) menurut Islam, ataupun Islam bukan hanya sekedar agama dalam pengertian Barat yang sempit.
Agama Islam adalah agama Rahmatan Lil ‘Alamin maksudnya adalah Agama yang dapat menciptakan kedamaian, kesejahteraan, kebahagiaan untuk semua golongan, baik yang beriman maupun yang tidak beriman.
Islam bukanlah sekedar agama yang membangun spiritual sesuatu masyarakat, Islam tidak cukup dengan menjalankan sholat lima waktu, puasa, zakat dan Haji. Lebih daripada itu Islam adalah cara hidup (way of life). Agama Islam memberi jawaban kepada pertanyaan abadi kehidupan (eternal question of life ) pertanyaan tersebut adalah dari manakah asal-usul manusia ? Kemanakah mereka akan pergi dan apakah arti kehidupan ini?. Dari mula lagi Islam telah memberikan jawaban kepada persoalan tersebut dengan jelas. Bahkan menyediakan jalan bagaimana manusia harus hidup agar mereka tidak sia-sia dan sesat dengan menerangkan bahwa satu-satunya cara untuk selamat adalah dengan menuju kearah al-sirat al-mustaqim (jalan yang lurus).
Ada beberapa alasan tentang mengapa agama itu sangat penting dalam kehidupan manusia, antara lain adalah :
• Karena agama merupakan sumber moral
• Karena agama merupakan petunjuk kebenaran
• Karena agama merupakan sumber informasi.
• Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia baik di kala suka, maupun di kala duka.
Seseorang itu menganut agama adalah disebabkan oleh beberapa fungsi, diantaranya adalah sebagai berikut :
 Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia
 Menjawab berbagai persoalan yang tidak mampu dijawab oleh manusia
 Memberi rasa persatuan dan kesatuan kepada sesuatu kelompok.
 Memainkan fungsi sosial

Salah satu tujuan agama adalah membentuk jiwa seseorang berbudi pekerti dengan adab yang sempurna, baik dengan Tuhan maupun lingkungan masyarakat. Semua agama sudah sangat sempurna dikarenakan dapat menuntun umat-Nya bersikap baik dan benar serta dibenarkan. Bebrapa tujuan yang lain adalah Menegakkan kalimat Tauhid, mengatur kehidupan manusia di dunia, menjunjung tinggi dan melaksanakan ibadah hanya kepada dan karena Allah SWT dan menyempurnakan akhlak manusia.

B. APA YANG DIAJARKAN ISLAM KESELURUH DUNIA
Yang diajarkan Islam keseluruh dunia sebenarnya sangat banyak dan kompleks, tidak ada agama yang mengajarkan sekompleks agama islam, mulai dari ajaran yang kecil sampai ajaran yang sifatnya besar. Ajaran-ajaran islam yang diajarkan kepada dunia dapat diterima dunia melalui berbagai macam cara dan melalui berbagai macam sumber, diantaranya yang paling utama adalah melalui Rosulullah SAW, Beliau adalah Rosul yang menerima wahyu dari Allah berupa Al Qur’an yang isinya sangat sempurna, menerangkan tentang kisah-kisah para Nabi yang dapat kita ambil manfaatnya, perintah-perintah, larangan-larangan, dan sebagainya.
Dewasa ini peradaban dunia secara keseluruhan berada dalam tatanan global yang secara mendasar di topang oleh perkembangan teknologi komunikasi. Kiprah islam di era globalisasi sangat diperlukan karena islam yang bersifat toleran terhadap manusia karena islam sangat fleksibel dalam menanggapi suatu zaman global, fundamentalisme adalah penegakan aktifitas agama tertentu yang mendefinisikan agama secara mutlak dan harfiyah. Islam tidak tinggal diam sehingga islam mempunyai kiprah tersendiri di era globalisasi dengan cara islam menampilkan sikap yang lebih ramah dan sejuk sehingga menjadi pelipur lara bagi kegerahan hidup manusia modern, islam yang toleran terhadap manusia secara keseluruhan agama yang dianut sehingga mendatangkan kebaikan dan kedamaian untuk semua, islam pun menampilkan visi yang dinamis, kreatif, dan inovatif.
Disini, penulis akan sedikit menerangkan ajaran-ajaran agama islam yang diajarkan kepada dunia, diantaranya adalah :
A. Mengajarkan bertauhid kepada ALLAH Yang Esa
لا إله إلا الله محمد رسول الله
1. Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah
Konsep tauhid ini dituangkan dengan jelas dan sederhana pada Surah Al-Ikhlas yang terjemahannya adalah:
1. Katakanlah: “Dia-lah Allah (Tuhan), Yang Maha Esa,
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu,
3. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”
Nama “Allah” tidak memiliki bentuk jamak dan tidak diasosiasikan dengan jenis kelamin tertentu. Dalam Islam sebagaimana disampaikan dalam al-Qur’an dikatakan:
“(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat”. (Asy-Syu’ara’ [42]:11)
Allah adalah Nama Tuhan (ilah) dan satu-satunya Tuhan sebagaimana perkenalan-Nya kepada manusia melalui Al-Quran :
“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku”. (Ta Ha [20]:14)

B. Mengajarkan berakhlaq mulia
Akhlak secara etimologis perilaku atau jiwa, akhlak merupakan cerminan diri manusia. Beberapa akhlak adalah adat istiadat, karena adat istiadat mempunyai pengaruh besar pada diri sendiri serta pada masyarakat lain sehingga manusia hidup perlu dengan masyarakat sosial lainnya denga demikia dapat mempengaruhi akhlak individu. Disini secara terminologis, ada beberapa definisi tentang akhlak, salah satunya adalah:

Menurut Al-Ghazali:
“Akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan perbuatan-perbuatan dengan gampang dan mudah, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan”.
Sumber akhlak dimaksudkan yaitu yang menjadi ukuran baik dan buruk atau mulia dan tercela .Sebagaimana karakteristik keseluruhan ajaran islam, maka sumber akhlak adalah al qur’an dan sunnah, dan bukan akal pikiran atau pandangan masyarakat sebagaimana pada konsep etika dan moral. Sehingga konsep akhlak adalah segala sesuatu itu di nilai baik dan buruk atau terpuji dan tercela, semata-mata karena syara (al quran dan sunnah). Demikian pula halnya dengan akal pikiran,Ia hanyalah salah stu potensi yang dimiliki manusia untuk mencari kebaikan atau keburukan. Dan keputusannya bermula dari pengalaman empiris kemudian di olah menurut kemampuan pengetahuan. Oleh karena itu keputusan yang di berikan akal hanya bersifat spekulatif dan subyektif.
Mengajarkan kita kepada akhlak yang baik, akhlak yang sempurna, caranya adalah dengan mengimani rukun iman dan rukun islam
C. Mengajarkan membangun ekonomi/technologi/science. Pradapan Islami
Islam tidak hanya mengajarkan tentang agama, tidak hanya tentang hidup dan mati seseorang tetapi agama islam adalah agama yang sempurna, selain dalam permasalahan agama, islam juga mengajarkan tentang ekonomi, teknologi, ilmu pengetahuan dan sebagainya. Hal ini dimaksudkan agar agama tidak hanya terpaku pada zaman dahulu saja, tetapi bisa mengembangkan ajaran-ajaran islam. Islam sebagai sasaran studi social ini di maksudkan sebagai studi tentang islam sebagai gejala social, hal ini menyangkut keadaan masyarakat penganut agama lengkap dengan struktur, lapisan serta berbagai gejala sosial lainnya yang saling berkaitan .Islam pun sebagai sasaran budaya dapat dimaksudkan penyebaran agama islam dulu dengan adanya budaya, karena agama adalah pranata sosial sebagai control terhadap instruksi-instruksi yang ada. Dengan demikian islam tidak berpatokan pada kekhusyukan saja melainkan juga pada kebudayaan, pemerintahan , ekonomi, dan pertahanan.
Oleh karena itu dapat di simpulkan bahwa hasil pemikiran manusia yang berupa interpretasi terhadap teks suci itu di sebut kebudayaan, maka system pemerintahan islam, system perdagangan islam, system pemerintahan islam, system perdagangan islam, system pertahanan islam, system keuangan islam dan sebagainya yang timbul sebagai hasil pemikiran manusia adalah kebudayaan pula. Kalaupun ada perbedaannya iu terletak pada keadaan institusi-institusi kemasyarakatan dalam islam, yang di susun atas dasar prinsip-prinsip yang tersebut dalam al quran.

DAFTAR PUSTAKA
http://ms.wikipedia.org
http://www.alrasikh.wordpress.com
http://www.angelfire.com/country/maridjan/agama
http://www.cmm.or.id
http://www.google.com
http://www.mail-archive.com
http://www.yahoo.com
http://www.wikipedia.or.id/islam
Kaelany, DR, 2009. Islam Agama Universal. Jakarta: Midada Rahma Press

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Desember 2011 in Makalah Pendidikan Agama Islam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: